Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya dan 5 Faktanya!

Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya


FaktaKampus.Com- Universitas Siliwangi telah menyandang status negeri pada tahun 2014. Dimana Universitas Siliwangi merupakan Universitas negeri di kawasan Priangan Timur yang menjadi Universitas Negeri pertama di Tasikmalaya. Di Universitas Siliwangi sendiri terdiri dari 7 Fakultas. Salah satu diantaranya adalah FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) yang hanya mempunyai satu jurusan saja yaitu Ilmu Politik. Rencananya, tahun depan di FISIP sendiri akan membuka jurusan baru yaitu Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi. 
Baca: 6 Peluang Kerja Jurusan Ilmu Politik yang Menjanjikan

Berbicara mengenai Politik akan ada banyak makna yang terkandung di dalamnya. Mulai dari sistem belajar Ilmu Politik itu sendiri, pandangan nyinyir sebagian kalangan, dan masih banyak yang lainnya. Pasalnya, sebagian kalangan ini memandang bahwapolitik itu identik dengan demo, kekerasan, korupsi, dan citra buruk lain di dalamnya. Namun hal ini tidaklah seperti yang terlihat pada umumnya terutama untuk mahasiswa Ilmu Politik sendiri. Ada 5 fakta tentang mahasiswa Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi.

Fakta-Fakta Mahasiswa  Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya


Berikut inilah fakta-fakta Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya;

Sedikit Mahasiswanya
 
Di Universitas Siliwangi sendiri khususnya jumlah untuk mahasiswa jurusan IlmuPolitikterbilang sedikit dari setiap angkatan dan kebanyakan yang menempuh jurusan ini adalah laki-laki. Namun dengan sedikitnya yang minat akan jurusan ini membawa keharmonisan yang sangat luar biasa di kalangan senior dan juniornya.

Kenapa mahasiswanya sedikit? Karena, SDM yang kurang minat terhadap jurusan ini, ketakutan tidak pandainya berbicara di khalayak umum, serta adanya label negatif dari sebagian kalangan terhadap jurusan ini.
 
Menolak Citra Buruk
Politik  tidak mengajarkan caranya berdemo, kekerasan, korupsi, dan citra buruk lainnya. Akan tetapi, semua tidak bisa dipungkiri bahwa fakta di lapangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu berimbas terhadap peran politik di dalamnya.

Sebagai mahasiswa yang sedang menempuh jurusan Ilmu Politik bahkan  menolak  keras terhadap citra buruk tersebut. Mempelajari Ilmu Politik itu tidak ada yang salah dan didalamya pun tidak mengajarkan hal tersebut. Akantetapi yang salah adalah orang yang melakukan dan ikut berperan aktif di dalamnya. Dimana senantiasa politik ini dijadikan alat untuk memperkuat sebuah kekuasaan.
 
Jangan sekali-kali berpandangan tidak baik terhadap suatu ilmu. Sebelum mengetahui ilmu tersebut didalamnya seperti apa.Justru dengan adanya jurusan Ilmu Politik, para generasi dapat mengetahui seluk-beluk perpolitikan yang sedang marak terjadi di masyarakat dan yang dapat membenahi semuanya adalah mahasiswa sebagai agent of change  khususnya mahasiswa jurusan Ilmu Politik.
 
Pandai Berbicara
 
Sudah tidak menjadi rahasia umum lagi bahwa gelar mahasiswa itu acap kali dianggap orang yang berintelektual tinggi bahkan gaya bicaranya pun berbeda dengan yang lainnya. Terutama dengan mahasiswa jurusan Ilmu Politik yang identik jago dalam berbicara di khalayak umum bahkan hal ini merupakan senjata ampuh dalam menempuh proses perkuliahan. Dari sinilah kemampuan berbicara dan keberanian mental seseorang diasah.Jangan takut selama mengikuti prosesnya dengan baik dan niat yang tulus.
 
Peka Terhadap Sekitar
 
Sudah barang tentu yang menempuh jurusan ini akan selalu peka terhadap peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi di kalangan masyarakat umumnya. Sebab, sebuah tuntutan yang diberikan dalam setiap mata kuliah yang mengharuskan setidaknya mahasiswa Ilmu Politik pandai memilah dan memilih berita atau informasi terkait sosial politik di masyarakat. Jadikan tuntutan ini sebagai tugas mahasiswa kedepannya untuk melakukan pembenahan. Selain belajar tentang sistem perpolitikan tak lupa sosialnya pun terhadap sesama dijunjung tinggi didalamnya.
Ilmunya Luas
Enaknya menjadi mahasiswa Ilmu Politik itu mendapatkan banyak ilmu  yang memang tidak spesifik. Dimana mahasiswa Ilmu Politik tidak hanya belajar tantang politik saja. Akan tetapi, ilmu lain pun dipelajari diantaranya yang masuk kedalam mata kuliah wajib (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Agama). Adapun yang lainnya seperti statistika, ekonomi, hukum, sejarah, sosiologi, kajian tentang Islam, kewirausahaan, dan masih banyak ilmu lainnya yang akan didapatkan oleh mahasiswa Ilmu Politik.
 
Itulah sederet fakta tentang mahasiswa Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Berbanggalah menjadi mahasiswa Ilmu Politik yang memang belum tentu orang lain bisa mendapatkannya. Awali segala sesuatu dengan niat yang baik dan ikhlaslah dalam menjalankannya. Penulis dalam artikel ini adalah Tira Apitriani Maretha. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Jurusan Ilmu Politik di Universitas Siliwangi Tasikmalaya dan 5 Faktanya!"

  1. yosep mahendra3 Desember 2017 02.23

    Terimakasih ka, sangat bermanpaat dan menambah wawasan saya ,yang awal nya memandang sebelah mata ilmu politik...
    Terus berkarya ka :)

    BalasHapus