Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan dan 6 Fakta Unik Didalamnya!

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan

 
FaktaKampus.Com- STPP adalah singkatan dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian yang salah satunya berada di Kota Medan. STPP ini adalah Sekolah Tinggi Kedinasan yang berada di bahwah Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Sebagai pengenalan mengenai kampus ini berikut adalah beberapa fakta yang ada di STPP Medan.

Fakta-Fakta Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan


Setidakny adalah 6 Fakta mengenai Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan, diantaranya adalah sebagai berikut;

STPP Medan dibawah Kementerian Pertanian adalah 1 dari 6 STPP yang ada di Indonesia.

STPP merupakan kampus kedinasan di bawah kementerian pertanian, badan pengembangan sumber daya manusia, terpercaya dalam menghasilkan tenaga fungsional rumpun ilmu hayat pertanian. Terdiri atas 6 kampus di Indonesia yaitu STPP Magelang, STPP Gowa, STPP Malang, STPP Bogor, STPP Manokwari dan STPP Medan.
 
Hanya 2 Jurusan (Penyuluhan Pertanian dan Penyuluhan Perkebunan)
 
Jurusan penyuluhan perkebunan hanya ada di STPP Medan, berbeda dengan jurusan di STPP lain yang jurusannya perternakan. Jurusan penyuluhan pertanian belajarnya gak jauh dari padi, jagung, pokoknya tanaman pangan holtikultura, lain lagi ceritanya jurusan penyuluhan perkebunan belajarnya tanaman keras dan tahunan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao.
 
Lahan Praktek dan Alsintan yang Komplit

Jangan ditanya lagi soal lahan prakteknya, sawah, ladang, kolam, kebun sawit, karet, kopi, teh pokoknya ada tersedia. Alat mesin pertaniannya juga komplit, dari handtraktor sampai traktor gede untuk olah tanah, transplanter buat nanam padi, threser dan harvester untuk panen. Eiitsss,.. jangan kaget ya kalau lihat perempuan di STPP bawa traktor gede, disini pria dan wanita sama saja, harus mampu mengoperasikan alat mesin pertanian yang ada. Namanya juga calon penyuluh harus serba tau dan serba bisa saat terjun langsung ke lapangan.
 
Kuliah Gratis, Kuota Terbatas dan Wajib Masuk Asrama dan Peraturan Kedisiplinan yang Wajib di Taati.

Kuota terbatas untuk masuk ke STPP Medan untuk saat ini tiap tahunnya masih menerima mahasiswa sebanyak 200 orang yang terbagi dalam jalur kerjasama, jalur undangan dan jalur umum. Mahasiswa yang mendaftar dari berbagai provinsi, seperti Sumut, Sumbar, Kalbar, Bangka Belitung, Nias, Mentawai.

Kuliah dibiayai oleh Kementan, setiap mahasiswa diwajibkan tinggal dalam asrama dan mengikuti setiap aturaan hidup berasrama. Kita tinggal di atap dan kuali yang sama berbeda suku, budaya dan agama harus akr dan solid.

Di STPP Medan ada peraturan kedisiplinan yang harus di taati yang di berikan oleh pelatih tentara untuk mendisiplinkan mahasiswa dimulai dari Bangun pagi, Senam, Sarapan, Apel Pagi,Perkuliahan, Makan siang, Apel Sore, Olahraga sore, Makan malam, hingga Apel Malam. Pesiar hanya Sabtu dan Minggu dan Ijin Bermalam 1xsebulan jika tidak ada kesalahan. Pengurangan jumlah poin dan surat teguran menanti saat kamu melanggar.
 
Budaya Senior dan Junior (Tidak ada Perpeloncoan)

Senior-Junior di STPP Medan tidak ada per- PELONCOAN. Disini saling menghargai satu sama lain dan tidak ada tindak kekerasan. Kita hanya perlu membudayakan 3S (Sapa, Senyum,  dan Salam). Simple bukan?
 
Makanan Asrama? Paling Enak di antara Asrama Lain. Percayalah.
 
Di STPP Medan asupan gizi mu akan terpenuhi, yang kurus menjadi gemuk dan yang gemuk semakin gemuk. Heheheheeheh.... Makan 3xsehari tepat waktu dengan menu makan beragam, jangan samakan dengan menu di asrama yang selama ini kita dengar. Di STPP Medan yang terbaik pokoknya

Demikianlah tulisan mengenai Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan dan 6 Fakta Unik Didalamnya! yang ditulis oleh Yohani R.S yang saat ini menjadi salah satu Mahasiswa di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan. Trimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

11 Responses to "Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan dan 6 Fakta Unik Didalamnya!"