24+ FAKTA Institut Pertanian Bogor (IPB)

Institut Pertanian Bogor (IPB)


FaktaKampus.Com- Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah sebuah kampus pertanian Indonesia yang terletak di provinsi Jawa Barat. IPB didirikan pada tanggal 1 September berdasarkan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 92/1963 yang kemudian disyahkan oleh Presiden RI pertama dengan Keputusan No. 279/1965. 

Fakta-Fakta IPB (Institut Pertanian Bogor)


Sebagai pengenalan lebih dalam mengenai Institut Pertanian Bogor berikut inilah fakta-fakta mengenai kampus IPB : 
  1. IPB dulunya merupakan kampus yang berada di bawah naungan Universitas Indonesia (UI).
  2. Pada tahun 1974 IPB merupakan pelopor program sarjana 4 tahun yang saat ini digunakan oleh semua universitas di Indonesia. Program tersebut digagas oleh Bapak Andi Hakim Nasution, rector pertama IPB. Kemudian IPB menjadi pelopor berdirinya Sekolah Pascsarjana pertama di Indonesia.
  3. Selain itu, IPB juga pelopor sistem penerimaan Mahasiswa Baru S1 melalui penelusuran kemampuan akademik (Proyek Perintis) atau sekaramg lebih dikenal dengan jalur SNMPTN.
  4. IPB memiliki 6 kampus yang berpusat di Dramaga, Bogor, Jawa Barat. 
  5. Luas kampus IPB saat ini adalah 6.651.635 m2. 
  6. Lima kampus lainnya, yaitu kampus Baranangsiang, kampus Cilebinde, kampus Gunung Gede, kampus Gunung Gede, kampus Taman Kencana, dan kampus PSDKU-IPB Sukabumi.
  7. IPB memiliki tiga program yang terdiri dari Program Diploma, Program S1, dan Program Pascasarjana.
  8. Saat ini IPB memiliki 9 fakultas dan satu sekolah, yaitu Sekolah Bisnis. Sembilan fakultas tersebut adalah Faperta (Fakultas Pertanian), FKH (Fakultas Kedokteran Hewan), FPIK (Fakultas Perairan dan Ilmu Kelautan), Fapet (Fakultas Peternakan), Fahutan (Fakultas Kehutanan), Fateta (Fakultas Teknologi Petanian), FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pertanian), FEM (Fakultas Ekonomi dan Manajemen), dan FEMA (Fakultas Ekologi Manusia).
  9. Semua Program S1 terletak di Dramaga, kecuali Program Sekolah Bisnis yang terletak di Baranangsiang.
  10. Penyebutan program studi di IPB berbeda dengan kampus lainnya. Apabila kampus lainnya menyebut program studi adalah jurusan, IPB menyebutnya departemen.
  11. Sekarang IPB memiliki 39 departemen .
  12. Proses belajar mengajar bagi mahasiswa baru IPB pada tahun pertama disebut PPKU (Program Pendidikan Kompetensi Umum).
  13. PPKU memiliki ruang kuliah dan praktikum khusus yaitu CCR (Common Class Room) dan TL (Teaching Lab).
  14. Mahasiswa baru program S1 sering disebut anak PPKU dan wajib asrama selama satu tahun.
  15. Fakta asrama :

    Asrama putri dan putra dibedakan, dan setiap asrama terdiri dari beberapa gedung. Asrama putri memiliki enam gedung yaitu A1, A2, A3, A4, A5 yang terletak dalam satu lokasi, sedangkan satunya lagi A6 yang terasingkan atau letaknya jauh berada paling pojok. Berbeda dengan asrama putrid, asrama putra hanya terdiri dari empat gedung, yaitu C1, C2, C3, dan C4 yang lokasinya berbeda dari tiga gedung sebelumnya. Selain itu lokasi C4 jauh dari hiruk pikuk keramaian, di sana lebih banyak ditemukan hutan belantara dengan panorama hijau menyejukkan. Setiap asrama diberi fasilitas wifi, namun khusus A5 dan C4 nonwifi.

    Hal ini dikarenakan A5 merupakan gedung baru yang memiliki fasilitas seperti hotel, kamar mandi dalam dan apabila menjemur di balkon. Berbeda dengan asrama lain yang harus mengantri bila mandi, akan tetapi hal tersebut membuat mahasiswa saling berinteraksi antar tetangga kamar maupun lorong lain.

    Fakta lain di asrama yaitu adanya jam malam bagi anak asrama. Jam malam atau jamal ini pada pukul 09.00 malam, apabila mahasiswa yang masih asrama melewati jamal tersebut akan diberi sanksi. Sanksi pertama biasanya disuruh membersihkan bagian-bagian asrama entah itu menyapu atau membersihkan sampah.

    Sanksi paling berat adalah penyitaan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), karena KTM sangat dibutuhkan mahasiswa dalam berbagai hal di kampus maupun di luar kampus sebagai bukti bahwa kita mahasiswa IPB dan untuk mengurusnya pun cukup sulit. Jadi, bagi insan asrama yang baik sebaiknya tidak melanggar jamal. Akan tetapi, jamal ini diadakan sebagai bentuk kedisplinan agar anak PPKU lebih terjaga dan mencegah adanya kejahatan dalam kampus.
  16. IPB sangat terkenal dengan Jargon ( sebutan untuk yel-yel) di setiap acara yang di adakan di IPB, identik dengan Jarkoman (suatu informasi pada grup online yang dibentuk oleh mahasiwa), dan memiliki banyak singkatan. Contoh : Bicu (Bibi Cuci), Pomi (Pojok MIPA), Kortan (Koridor Tanah), Korpin (Koridor Pinus), dan masih banyak lagi.
  17. Kantin di IPB memiliki nama yang sesuai dengan warna kantin. Contoh : kantin Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang bernuansa biru memiliki warna biru sehingga sering disebut blue corner. Selain itu, ada juga GC (Green Corner), RC (Red Corner), Tedung (Tenda Ungu).
  18. Bentuk bangunan di IPB menyerupai segitiga yang membuat setiap mahasiswa akan tersesat bila malu bertanya. Hal ini dikarenakan, bangunan segitiga tersebut merupakan bangunan yang unik dan tidak mudah dihafalkan meski sudah menjadi mahasiswa selama satu semester pun. Selain itu, ada juga bangunan yang menyerupai bentuk laba-laba yang terletak di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

    Terkadang mahasiswa tingkat tengah saja ketika ditanyai suatu departemen di FPIK tidak tahu. Selain itu, di semua banguna IPB tidak ada lift, ingat dicatat tidak ada lift kecuali Gedung Rektorat. Oleh karena itu, mahasiswa IPB terkenal dengan kakinya yang strong karena sudah terbiasa naik-turun tangga meskipun itu lantai empat atau lima.
  19. IPB sering disebut sebagai kampus pesantren (Institut Pesantren Bogor) karena kebanyakan mahasiswa dan program IPB yang bernuansa islami. Tak kalah uniknya, IPB juga sering disebut Institut Pembesar Betis. Sebutan ini sering dilontarkan oleh mahasiswa terutama mahasiswa baru karena naik turun tangga untuk ke kelas atau ruangan, dan bagi mahasiswa baru yang tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor harus jalan kaki. Kebijakan ini diberlakukan sebagai wujud IPB Green Campus dan dapat menyehatkan mahasiswa untuk berolahraga setiap hari.
  20. Di IPB kita menemukan saudara kita dari Sabang sampai Merauke. Tidak hanya itu, kita juga dapat menemukan mahasiswa asing yang didominasi oleh orang Cina, Jepang, Korea, India, dan beberapa ada yang dari Afrika serta Eropa.
  21. Pada tahun 2017 IPB mendapat gelar sebagai kampus terbaik ketiga di Indonesia.
  22. IPB merupakan kampus yang produktif dalam berinovasi. Beberapa inovasi terbaru IPB yaitu Padi IPB 3S dan IPB 4S, Katuk Formula untuk Sapi Perah, Wafer Ruminansi, Suplemensinbiotik Pakan Udang, Mie Jagung, Gongseng Kering Makanan Ikan, Pelindung Alami Akar Tanaman (Isolat Rhizobacteria, Pseudomonas sp.), Miss Ing Kong, Suplementasi Tepung Daun Sirih.
  23. IPB memiliki sebuah tempat legendaris yang sering disebut “KOIN”, yang merupakan ikon berbentuk logo IPB. Banyak mahasiswa baru, pengunjung, dan wisudawan yang tak melewatkan momen berfoto maupun berselfie ria di tempat ini.
  24. Dan terakhir, IPB sangat identik dengan kampus pertanian. Ya, ini sesuai dengan kepanjangannya, yaitu Institut Pertanian Bogor.

Demikianlah tulisan mengenai Fakta Kampus Institut Pertanian Bogor yang harus pembaca ketahui. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat memberi wawasan dan juga pengetahuan pembaca mengenai kampus-kampus pertanian di Indonesia. Penulis dalam artikel ini adalah Lia Sutiani. Trimakasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "24+ FAKTA Institut Pertanian Bogor (IPB)"

Posting Komentar