7 Fakta Program Studi IPAI di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Program Studi IPAI di Universitas Pendidikan Indonesia


FaktaKampus.Com- Apakah kalian pernah mendengar program studi PAI di perguruan tinggi umum (PTU)? Atau hanya mengetahui bahwa jurusan PAI hanya tersedia di Perguruan tinggi Islam saja? Baiklah, sebenarnya penulis juga baru mengetahui dua PTU yang memiliki Jurusan PAI yaitu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).


Fakta-Fakta Program Studi IPAI di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)


Nah, karena penulis merupakan salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) di UPI, berikut ini akan disebutkan beberapa fakta menarik tentang jurusan kami:

Program Studi IPAI merupakan satu-satunya program studi keagamaan yang memfokuskan ilmu agama.

Semasa pembentukan program studi ini, para founding father di departemen pendidikan umum menggagas untuk membuat program studi khusus yang terfokus dalam melahirkan guru-guru agama (yang) berkualitas dari kampus UPI ini.

Gagasan tersebut pada mulanya ditentang banyak petinggi dengan argumen untuk apa menyediakan Prodi agama karena sudah banyak perguruan tinggi terkait keagamaan seperti UIN, STAI, STI, STAIN, UII, dan lain sebagainya.

Untuk mendorong salah satu motto UPI yaitu religius, pembentukan Prodi agama ini kemudian disetujui karena dipandang perlu untuk melahirkan pendidik yang kompeten dalam ilmu agama sehingga jadilah jurusan ini dinamakan Ilmu Pendidikan Agama Islam.

Tujuan pembentukan Prodi IPAI ini, menurut Prof. Endis Firdaus -yang merupakan pendiri sekaligus ketua Prodi IPAI selama dua periode- pada mulanya adalah untuk islamisasi pengetahuan sehingga menjadi program non-dik. Akan tetapi, setelah beberapa waktu, mahasiswa mengiginkan untuk menjadi guru (PAI) di sekolah sehingga Prodi ini kini memuat mata kuliah kependidikan.

Prodi yang masih muda

Prodi IPAI berhasil didirikan pada tahun 2006 dan membuka penerimaan mahasiswa baru di tahun 2007. Umur yang baru memasuki satu dasawarsa ini membuat Prodi IPAI pada mulanya masih dipandang sebelah mata. Tetapi, memasuki dasawarsa kedua, Prodi IPAI kini bahkan telah menjadi Prodi nomor satu di UPI dan mendahului jurusan-jurusan unggul lainnya.

Merupakan Prodi nomor satu di UPI.

Prodi IPAI kini mulai didengar gaungnya. Setelah dua periode terakreditasi C, pada tahun 2016 alhamdulillah meningkatkan kualitasnya menjadi terkreditasi A. Di tahun ini, Prodi IPAI menjadi no.1 dalam program ISO yang diadakan Universitas. Program kerjasama dengan Universitas ternama luar negeri pun sudah dicanangkan.

Pada SBMPTN 2016, Prodi ini menjadi jurusan yang paling diminati di Fakultas Pendidikann Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) setelah Prodi Ilmu Komunikasi. Prestasi mahasiswa nya pun tidak kalah bersaing dengan Prodi lain, sudah banyak acara yang diikuti mulai dalam negeri hingga ke luar negeri Prestasi yang ditorehkan mahasiswa IPAI dilatarbelakangi oleh sebuah forum inspirasi yang digagas mahasiswanya.

Memiliki Forum Inspirasi yang bernama IPAI Inspiring Forum

Harumnya nama suatu lembaga tek lepas dari mereka yang berpartisipasi didalamnya. Nah, mahasiswa IPAI sendiri mempunyai forum inspirasi yang digagas oleh Mahasiswa berprestasi (Mapres) IPAI tahun 2015 yaitu M.Irfan Ilmy.

Forum ini bersifat online berupa Whatsapp group yaitu tempat berbagi pengalaman dan event-event penting dari berbagai sumber dan dari mahasiswa inspiratif yang telah lebih dulu mengalaminya. Selain forum diskusi online,IIF juga memiliki forum diskusi yang bernama Bincang Santai Inspiratif (BSI) dan Akademi Prestasi.

BSI kini telah mengadakan enam kali rangkaian diskusi yang dibuka untuk umum dengan tujuan menginspirasi orang banyak. Acara ini biasanya diadakan untuk berbagi pengalaman dari mahasiswa IPAI maupun non-IPAI atau pembicara umum lainnya sehingga menyuntik peserta dan melahirkan semangat baru.

Sedangkan Akademi Prestasi dikhususkan bagi mahasiswa IPAI yang ingin mengasah potensi dalam bidang kepenulisan atau prestasi lainnya. Program ini merupakan bentuk lain dari beasiswa non-benefit yang berisi mentoring, kunjungan tokoh, dan diskusi.

Banyak kegiatan yang diwujudkan dengan dorongan IIF mulai dari mengikuti seminar, pematerian, pelatihan kepemimpinan, konferensi internasional, berbagai macam lomba dalam dan luar negeri seperti lomba karya tulis ilmiah, esai, poster, blog, dan lain sebagainya.

Memiliki fasilitas dan Laboratorium yang tidak terbatas

Selain fasilitas kelas sebagai ruangan kuliah, Prodi IPAI ini memiliki laboratorium yang tidak terbatas. Sebelumnya, perlu kamu ketahui kalau hampir semua jurusan di UPI disediakan laboratorium penunjang jurusan.

Contohnya, Prodi Bahasa dengan Lab. Bahasa, Kimia dengan Lab. praktikum, serta IPAI yang Laboratorium penunjangnya difokuskan sebagai perpustakaan jurusan. Laboratorium yang disediakan fakultas tersebut dinamakan Baitul Hikmah Library.

Teman-teman dapat mengaksesnya lebih lanjut di laman lab.ipai.upi.edu. Selain itu, Prodi IPAI memiliki laboratorium tak terbatas di luar fakultas berupa Masjid al- Furqon dan UKM keislaman yang disediakan kampus.

Mahasiswa IPAI wajib mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Islamic Tutorial Centre UPI yaitu berupa program tutorial. Dalam program tersebut, mahasiswa IPAI belajar mengamalkan pengetahuan yang didapatkannya dengan menjadi tutee (mentor) bagi adik-adik mentor yang mengontrak mata kuliah PAI. Bagi mahasiswa semester tiga, diwajibkan mengikuti program SPAI dan mahasiswa IPAI biasanya menjadi panitia pelaksana.

Adapun UKM keislaman sudah berdiri sebelum berdirinya Prodi IPAI. UKM tersebut seperti UPTQ, KALAM UPI, UKDM, AL-QOLAM UPI, BAQI, dsb. UKM tersebut dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengkaji keislaman diluar jam perkuliahan. tersedianya UKM ini tidak hanya bagi mahasiswa IPAI saja, akan tetapi untuk seluruh mahasiswa UPI yang ingin mengikutinya.

Jangan khawatir bagi kamu-kamu yang ingin mengasah keterampilan dan bakat di bidang lain, UPI juga menyediakan UKM lainnya sesuai minat dan bakat. Khusus dalam UKM BAQI, mahasiswa IPAI biasanya diwajibkan menjadi pembimbing baca dan atau tahfiz Quran. Yah, meskipun bukan anggota BAQI, program tersebut biasanya terbuka untuk umum.

IPAI Memiliki Segudang Prestasi

Mahasiswa Di usia yang masih muda, banyak prestasi mahasiswa meningkatkan kualitas Prodi IPAI. mahasiswa IPAI banyak yang berprestasi baik dalam dan luar negeri. Prestasi yang telah dicapai mahasiswa IPAI diantaranya Juara Umum Pidato Bahasa Melayu di Malaysia, delegasi Aceh development International Conference (konferensi internasional), delegasi International Youth Summit (pertukaran pelajar selama satu minggu), delegasi Asean Student Forum (perkumpulan sepuluh negara membahas tentang isu internasional), Kamasat University Model united Nation (simulasi PBB di Thailand), delegasi Forum Indonesia Muda (FIM), dan banyak lagi.

Selain ketika menjadi mahasiswa, alumni IPAI juga mewarnai masyarakat dengan prestasi. Banyak dari alumni yang bekerja menjadi guru namun banyak pula yang menyalurkan potensinya dalam pekerjaan non-guru. Alumni IPAI ada pula yang berprestasi ke luar negeri diantaranya ada yang menjadi perwakilan program Genesis ke Jepang, awardee LPDP tahun 2016, dan kerjasama dengan Sizuoka University. Selain dalam bidang akademik, mahasiswa IPAI juga menyumbangkan gagasannya untuk masyarakat. Hal ini terlihat dari terbentuknya komunitas sosial yaitu Planet Antariksa, Negeri Senyum, dan Breakpos.com.

Planet Antariksa dan Negeri Senyum berupa lembaga nonformal yang memberikan pendidikan berbasis masyarakat sedangkan Breakpos.com merupakan media online yang menampung aspirasi mahasiswa dan membahas isu-isu terkini.

Memiliki Syarat Sidang yang Khas

Ini nih poin penting yang wajib kamu ketahui! Memiliki gelar S.Pd memang tak mudah, selain syarat kelulusan yang harus dipenuhi dari Universitas, Prodi IPAI memiliki syarat eksklusif sendiri untuk melahirkan guru terbaiknya. Mereka yang kuliah di Prodi IPAI wajib menghafal al-Quran sebanyak empat juz, pernah menjadi tutor dalam program tutorial UPI, dan menjadi pembimbing baca al-Quran.

Ketiga syarat tersebut tidak lebih berat dari tugas skripsi yang dibebankan di akhir, karena bisa dicicil dan dibereskan selama menjalani perkuliahan. Program hafalan sendiri sebenarnya dapat mencerdaskan otak dan meningkatkan kualitas pengetahuan kita lho!

Gimana? Tertarik untuk menjadi salah satu mahasiswa nomor satu di Prodi nomor satu ini?. Penulis dalam artikel "Program Studi IPAI di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)" adalah Khodijah Utami Manshury. Trimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Fakta Program Studi IPAI di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)"

Posting Komentar