Jurusan Akuntansi Syariah di IAIN Surakarta

IAIN Surakarta


Halo pembaca sekalian, salam hangat dari penulis yang sedang menjalani aktivitas perkuliahan.

Kuliah adalah suatu kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua siswa yang telah lulus Sekolah Menengah. Yah, hal ini dikarenakan kehidupan setiap orang berbeda, begitu juga dengan keadaan ekonomi dan pemikirannya. Banyak hal yang menjadi penyebab mereka tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, dan ini berdampak pada rendahnya jumlah mahasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia.
Baca Juga: 7 Prospek Kerja Jurusan Ekonomi Akuntansi yang Menjanjikan!

So, kalian para mahasiswa seharusnya bersyukur bisa mencicipi bangku per-kuliahan dan mendapat pengetahuan yang lebih serta kesempatan memperluas pengalaman walaupun memang dunia kampus tidak seindah di sinetron ataupun ftv yang sering tayang.

Jurusan Akuntansi Syariah


Aku adalah mahasiswi Jurusan Akuntansi Syariah di Institut Agama Islam Negeri Surakarta, tempatnya di Jl. Pandawa Pucangan Kartasura, Sukoharjo (http://www.iain-surakarta.ac.id). Sebuah kampus berbasis Islam yang berada di bawah naungan Kementrian Agama ini mempunyai empat fakultas dan dua puluh satu prodi dengan basis syariah.

Kampus dengan area persawahan di sampingnya. Selain itu, juga akan dibuka kampus dua IAIN Surakarta di daerah Pakis, Klaten untuk dua fakultas, fakultas ekonomi dan bisnis Islam serta sebagian Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Islam.

Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis (FEBI) Islam IAIN Surakarta


Selama kuliah di sini, Fakultas Ekonomi Bisnis (FEBI) Islam IAIN Surakarta, khususnya prodi Akuntansi Syariah banyak hal yang harus dilalui dan dijalani. Kami memang seperti kampus lain yang buka selama lima hari kuliah, hari Senin-Jumat. Namun bagi kalian mahasiswa baru, ada beberapa kegiatan tambahan yang harus dilakukan setiap hari Sabtu. Mulai dari Pakkis di pagi hari sampai persiapan tes TOSA (Test of Standard Arab) dan TOSE (Test of Standard English) yang biasanya anak FEBI dapat jadwal siang sampai sore. Jadi kalau mau pulang kampung bagi anak kost harus ekstra berjuang untuk sampai rumah.

Mengulas kegiatan tambahan mahasiswa FEBI baru semester satu. Pertama adalah Pakkis merupakan kepanjangan dari Program Eksistensi Keagamaan Islam salah satu program yang bertujuan untuk menjadikan mahasiswa baru dengan kepribadian yang berbudi baik. Kegiatan didalamnya adalah kajian, hafalan, dan ukhuwan satu dengan yang lain. Sedangkan TOSA dan TOSE dilakukan selama sepuluh kali pertemuan dengan program listening dan grammar Inggris. Tujuannya adalah untuk bekal mahasiswa menghadapi tes kelak.

Kenapa Akuntansi Syariah?


Sangat disayangkan bahwa sistem syariah di Indonesia masih saja ada yang belum mengetahuinya bahkan untuk kalangan muslim, termasuk penulis pada awalnya. Indonesia dalam hal keuangan syariah menempati posisi ke-9 sebagai negara dengan aset keuangan syariah terbesar. Namun itu tidaklah membuatnya pesimis untuk maju. Hal tersebut dibuktikan bahwa terus berkembangnya dunia syariah yang ditandai banyak munculnya lembaga keuangan dan industri berbasis syariah dengan didukung adanya halal life style.

Sistem syariah terus saja digencangkan. Kenapa demikian? Karena sistem ini berlandaskan syariat Islam yang meminimalisasikan sekecil mungkin bahkan menghindari pungutan yang tidak diketahui asalnya atau sering disebut riba.

Fokus dalam perkuliahan prodi akuntansi syariah. Tidak hanya belajar akuntansi dan keuangan, namun pada semester awal mahasiswa diperkenalkan dengan bidang ke Islaman seperti ilmu fiqih, hadist-hadist ekonomi Islam, Budaya Islam dan sejarahnya, bahasa Arab, Bisnis Islam, juga dasar-dasar ekonomi Islam. Selain itu ada juga mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yang merupakan pelajaran wajib dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Mata kuliah semester awal dan semester selanjutnya adalah berhubungan. 

Tugas untuk kami (mahasiswa akuntansi) lumayanlah, standard. Seringnya adalah model makalah, resume, power point, essay, penelitian, dan untuk mata kuliah akuntansi harus berfikir lebih. Setiap pertemuan pasti ada tugas, double tugas malah. Buat materi dalam bentuk power point dan siap-siap presentasi kapan saja, sekaligus mengerjakan soal-soal materi selanjutnya. Ujian Tengah Semester Lisan dengan menguji seberapa paham dengan materi tersebut dan tidak tanggung-tanggung satu buku untuk UTS. 

Tambahan lagi buat para calon akuntan atau kalian para calon ekonom berbasis syariah, belajarlah agama yang lebih karena syariah mencakup itu. Hal yang dikatakan saat nanti kalian terjun ke masyarakat yang pertama kali bisa ngaji nggak? Bisa ceramah nggak? So, jangan kaget dan mulai dari sekarang tekunilah apa yang telah kamu pilih, lakukanlah dengan hati yang ikhlas, jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain, dan tetap berbenah diri.

Cukup itu saja gambaran tentang kuliah di IAIN Surakarta khususnya, Akuntansi Syariah. Jadi dari semua itu bisa dikatakan bahwa dunia perkuliahan tak seindah ftv ataupun sinetron yang tayang hampir setiap hari di layar televisi. Realitanya tugas dan deadline sering terjadi, dan untuk mengatasi semua itu sebenarnya hanya bagaimana seseorang me-manage waktu mereka dan kembali ke niat awal untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat serta dapat berguna bagi orang lain. Santai boleh saja tapi jangan sampai terlena. Bersenang-senang itu perlu tapi jangan sampai kewajiban tersisihkan.

Demikianlah tulisan mengenai Jurusan Akuntansi Syariah di IAIN Surakarta. Semoga dengan adanya penjelasan ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi pembaca, yang saat ini akan atau letah belajar di IAIN Surakarta. Penulis dalam artikel ini adalah Shofiyyatul Bariyyah. Trimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Jurusan Akuntansi Syariah di IAIN Surakarta"

  1. Banyak teman dan tetangga yang kuliah di IAIN Surakarta, dan mereka jadi tambah pintar Akuntansi Syariah, selain itu juga mengenai agama.

    BalasHapus
  2. Selain dapat ilmu dunia, sekolah di IAIN juga dapat ilmu yang bermnfaat untuk bekal di akhirat

    BalasHapus
  3. Lulusan akuntansi syariah itu di samakan sama akuntansi umum ka ? Apakah gelarnya sama ? Dan apakah prospek kerjanya juga sama ? Misal ada lowongan akuntansi umum apakan akuntansi syariah bisa ikut daftar ka ? Maaf banyak tanya, sebelumnya terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau gelar sama kak, tapi kalau prospek kerja ada yang sama ada yang tidak. Misalnya di Bank, kan sekarang ada Bank Syariah, yang tentusaja juga membutuhkan Sarja Syaraiah, akuntansi khususnya :)

      Hapus